Alhamdullilahhh...
Tidak terasa usia kehamilan saya sudah memasuki trimester ketiga, bulan ke-tujuh. Siapa sangka...sepertinya Allah sudah mempercayakan kami untuk bersiap-siap menjadi orang tua. Makin dekat waktu untuk melahirkan, saya jadi semakin panik. Ada saja yang masih harus dipersiapkan sebelum si kecil lahir. Kamar si kecil sudah selesai di cat. Kami memilih warna ungu agak merah jambu, sesuai dengan permintaan suami
"No PINK for our baby room!", katanya dengan tawa. Hahahaha...ok, sir Mister! Tempat tidur bayi dan lemari yang kami pesan melalui internet pun sudah sampai, tinggal mencari waktu untuk merangkai saja. Maklum kami mencari yang serba murah dengan kualitas tinggi, jadi tempat tidur bayi pun harus merangkai sendiri (mudah-mudahan tidak susah hehe).
Memasuki bulan ketujuh ini, saya sudah naik 13kg. Berat saya sekarang sekitar 60kg...wahh belum pernah saya seumur hidup seberat ini. Namun demi pertumbuhan si kecil di dalam perut saya rela makan banyak. Oh ya...kami menungggu kehadiran bayi perempuan, lho! Ternyata feeling saya benar haha; pantas saja kok selama hamil ini saya jadi rajin memasak buat suami dan ngga bisa lihat yang kotor-kotor apalagi yang jorok-jorok...hiiiiiiii!!!
Dua bulan lagi...yaa dua bulan lagi kami akan menimang si kecil. Saya tahu dan sadar semua akan berubah dengan kehadiran si kecil. Mudah-mudahan kehadirannya dapat menambah suasana bahagia dalam keluarga kecil kami. Terutama untuk suami saya, yang dilahirkan menjadi anak satu-satunya, tentu saja dia sangat mengidamkan keluarga besar. Tapi tunggu dulu...mungkin kalau untuk saya....dua anak saja sudah cukup, ya!
Showing posts with label family. Show all posts
Showing posts with label family. Show all posts
3/05/2013
11/19/2012
Saya Hamil..
Alhamdullilah...saya tidak bisa mengucapkan rasa syukur atas kehamilan saya hingga saat ini. Apalagi saat pertama kali saya tahu saya hamil!!! Setelah melalui beberapa rintangan (dari kehilangan tahun lalu, hingga hamil diluar kandungan Februari lalu) Allah pun memberikan kepercayaan kepada kami tepatnya bulan September lalu saat saya mengetahui bahwa saya sudah sebulan hamil.
Bahagianya suami saya, ya suami saya memang sudah ingin menimang anak dari sejak kami menikah 2009 lalu. Tapi saya masih ingin menikmati masa-masa indah berdua hingga akhirnya tahun ini saya memberanikan diri untuk mencoba hamil. Untuk memperjelas bahwa kami memang baru ingin mempersiapkan kehamilan tahun ini lho!!
Usia kandungan saya sekarang sudah memasuki minggu ke-13, tepatnya 13 minggu lebih 2 hari. Saya pun sudah melewati masa-masa kritis kehamilan (Trimester Pertama). Insya Allah, di ke-empat dan seterusnya ini selalu diberikan kelancaran dan kesehatan sampai saatnya lahir. Kami pun tidak sabar menunggu usia kandungan masuk 20 minggu, untuk mengetahui jenis kelamin anak kami. Saya ingin laki-laki, tapi kalau pun ternyata perempuan pun tidak jadi masalah, yang penting si baby lahir sehat dan tidak kurang suatu apa pun. Aminn.
Segini dulu yah update-nya, Insya Allah kalau ada waktu lagi pasti saya update lagi kehamilan saya ini.
Salam...
Bahagianya suami saya, ya suami saya memang sudah ingin menimang anak dari sejak kami menikah 2009 lalu. Tapi saya masih ingin menikmati masa-masa indah berdua hingga akhirnya tahun ini saya memberanikan diri untuk mencoba hamil. Untuk memperjelas bahwa kami memang baru ingin mempersiapkan kehamilan tahun ini lho!!
Usia kandungan saya sekarang sudah memasuki minggu ke-13, tepatnya 13 minggu lebih 2 hari. Saya pun sudah melewati masa-masa kritis kehamilan (Trimester Pertama). Insya Allah, di ke-empat dan seterusnya ini selalu diberikan kelancaran dan kesehatan sampai saatnya lahir. Kami pun tidak sabar menunggu usia kandungan masuk 20 minggu, untuk mengetahui jenis kelamin anak kami. Saya ingin laki-laki, tapi kalau pun ternyata perempuan pun tidak jadi masalah, yang penting si baby lahir sehat dan tidak kurang suatu apa pun. Aminn.
Segini dulu yah update-nya, Insya Allah kalau ada waktu lagi pasti saya update lagi kehamilan saya ini.
Salam...
8/24/2012
Kebahagiaan itu tidak selalu datang dari orang lain...
Itu betul lho! Tidak semua kebahagiaan datang dari orang-orang di sekitar kita. Pernah dengar lirik lagu Dewa yang berjudul "Kosong"? Disitu ada lirik yang ditulis "..di dalam keramaian aku masih merasa sepi..", lalu "..tubuhku ada disini, tetapi tidak jiwaku..". Wahhh kalau di dengarkan terus menerus lagu ini betul-betul bisa membuat kita galau. Entah mengapa si pencipta lagu ini menuliskan lirik yang membuat pendengarnya bisa betul-betul merasakan sendiri dan jauh dari kebahagiaan. Kalau dipikir-pikir lagu ini membuat orang jadi makin depresi, ya ngga?? Menurut saya sih begitu...
Anyway ... kembali ke topik semula! Sebetulnya kita bisa menemukan kebahagiaan dimana pun kita berada, karena kebahagiaan itu kita sendiri kok yang menciptakan. Seperti misalnya saat kita berada jauh dari keluarga...kangen itu pasti! Homesick itu juga sudah pasti akan kita rasakan. Tapi yaahh masa kita harus terus menerus berlarut-larut dalam kesedihan karena jauh dari keluarga? Hari esok menanti kita...banyak yang bisa dikerjakan...! Jadi lawan semua itu dengan menyibukan diri apa pun itu supaya kita tidak merasa sendiri, sedih, termenung...dan berakhir depresi...amit-amit...! Kalau anda seorang ibu rumah tangga...carilah aktifitas yang membuat anda bisa lebih bahagia...olah raga, merampingkan badan agar lebih sehat, bugar, dan yang pasti selalu terlihat seksi dimata suami. Atau salurkan hobi2 anda dengan memasak, menjahit, atau apa pun itu. Hal-hal kecil demikian tanpa kita sadari sudah membuat kita lupa akan keadaan bahwa kita berada di negeri orang, atau lupa dengan apa yang menjadi pikiran kita.
Ciptakan kebahagiaan dengan selalu menjalin hubungan baik dengan teman. Suatu komintas yang menurut orang lain tidak menyenangkan bisa jadi menyenangkan apabila kita bisa menjalin hubungan dengan baik dengan orang-orang di dalamnya. Ciptakan kebahagiaan dengan membuat suatu "goal" dalam hidup! Saat kita bisa mencapai goal atau cita-cita tersebut alangkah bahagianya kita! Hidup itu semua tergantung dan kembali lagi pada diri kita sendiri yang menjalaninya kok. Bukan bagaimana orang lain atau menunggu orang lain untuk membuat kita bahagia. Orang lain juga punya kehidupan sendiri-sendiri yang lebih penting untuk mereka.
Anyway ... kembali ke topik semula! Sebetulnya kita bisa menemukan kebahagiaan dimana pun kita berada, karena kebahagiaan itu kita sendiri kok yang menciptakan. Seperti misalnya saat kita berada jauh dari keluarga...kangen itu pasti! Homesick itu juga sudah pasti akan kita rasakan. Tapi yaahh masa kita harus terus menerus berlarut-larut dalam kesedihan karena jauh dari keluarga? Hari esok menanti kita...banyak yang bisa dikerjakan...! Jadi lawan semua itu dengan menyibukan diri apa pun itu supaya kita tidak merasa sendiri, sedih, termenung...dan berakhir depresi...amit-amit...! Kalau anda seorang ibu rumah tangga...carilah aktifitas yang membuat anda bisa lebih bahagia...olah raga, merampingkan badan agar lebih sehat, bugar, dan yang pasti selalu terlihat seksi dimata suami. Atau salurkan hobi2 anda dengan memasak, menjahit, atau apa pun itu. Hal-hal kecil demikian tanpa kita sadari sudah membuat kita lupa akan keadaan bahwa kita berada di negeri orang, atau lupa dengan apa yang menjadi pikiran kita.
Ciptakan kebahagiaan dengan selalu menjalin hubungan baik dengan teman. Suatu komintas yang menurut orang lain tidak menyenangkan bisa jadi menyenangkan apabila kita bisa menjalin hubungan dengan baik dengan orang-orang di dalamnya. Ciptakan kebahagiaan dengan membuat suatu "goal" dalam hidup! Saat kita bisa mencapai goal atau cita-cita tersebut alangkah bahagianya kita! Hidup itu semua tergantung dan kembali lagi pada diri kita sendiri yang menjalaninya kok. Bukan bagaimana orang lain atau menunggu orang lain untuk membuat kita bahagia. Orang lain juga punya kehidupan sendiri-sendiri yang lebih penting untuk mereka.
"NO ONE IS IN CHARGE OF YOUR HAPPINESS EXCEPT YOU!"
7/26/2012
Selamat Ulang Tahun Ibu
Ibu adalah nenek saya, ya dari dulu anak dan cucunya semua memanggilnya Ibu. Menurut Ibu sendiri sih, pada saat cucu pertama lahir (yakni saya) Ibu masih merasa terlalu muda untuk dipanggil "Mbah" atau "Eyang" hehehe...jadilah kami semua memanggilnya Ibu. Tanggal 4 Juli lalu adalah hari ulang tahun Ibu yang ke 75 tahun. Untuk Ibu, ulang tahun ke 75 tahun ini bukanlah sesuatu yang spesial, tidak dimata Ibu. Tetapi dimata anak-anak Ibu, ulang tahun ke 75 ini adalah sesuatu yang spesial. Maka anak-anak dan cucu-cucu Ibu pun sepakat untuk merayakan ulang tahun Ibu yang ke 75 tahun dengan berkumpul semua di Yogyakarta. Saya pun terbang ke Indonesia untuk kedua kalinya di tahun 2012 ini untuk ikut merayakan acara ulang tahun 75 tahun Ibu tersayang.
Tidak pernah terpikir oleh Ibu bahwa anak-anak Ibu akan membuatkan pesta ulang tahun untuk Ibu.
"Aku iki kan uwis tuo, uwis ora pantes ulang tahun di raya'ke barang!" ucap Ibu dengan bahasa Jawa. Tetapi kami semua sayang Ibu dan ingin Ibu merasakan kebahagiaan selalu, terutama di hari ulang tahunnya yang ke 75 tahun ini.
Pagi itu, tepatnya tanggal 15 Juli, rumah Ibu sudah ramai. Semuanya berkumpul dirumah Ibu untuk kemudian berangkat bersama-sama menuju sebuah Panti Jompo. Ya, acara pertama ulang tahun Ibu pagi itu adalah berbagi kebahagiaan bersama penghuni Panti Jompo di sebuah kawasan di Yogyakarta. Sesampainya disana, kami mengajak semua eyang-eyang Panti Jompo untuk bernyanyi dan menari bersama-sama bersuka cita. Sungguh mereka terlihat bahagia dan ceria dengan kedatangan keluarga besar Soenarso (keluarga kami). Di akhir acara, kami pun memberikan bingkisan berupa mukena, sajadah, dan sarung untuk eyang-eyang, sekalian untuk lebaran, kata mamah.
Malam itu juga, acara keluarga pun berlanjut di sebuah gedung pertemuan sederhana dekat rumah Ibu. Di sini, mulai dari keluarga, teman pengajian Ibu, tetangga, hingga teman saat Ibu muda semua di undang untuk ikut merayakan acara ulang tahun Ibu. Acara pun cukup meriah, ada keroncong yang melantunkan tembang-tembang kenangan, ada juga panggung teater yang mendatangkan sebuah sanggar dari Solo.
Saya terharu akan ide dari acara ini...belum tentu ada anak yang masih ingin menyenangkan hati orang tua-nya dengan merayakan acara ulang tahun seperti ini. Tidak menyesal saya datang dari jauh untuk ikut memeriahkan acara ulang tahun Ibu. Selamat Ulang Tahun ke 75, Ibu! Semoga Ibu selalu diberikan kesehatan, panjang umur, dan kebahagiaan di sisa umur Ibu. Amienn...semoga kita bisa bertemu kembali di lain kesempatan ya Ibu...
Tidak pernah terpikir oleh Ibu bahwa anak-anak Ibu akan membuatkan pesta ulang tahun untuk Ibu.
"Aku iki kan uwis tuo, uwis ora pantes ulang tahun di raya'ke barang!" ucap Ibu dengan bahasa Jawa. Tetapi kami semua sayang Ibu dan ingin Ibu merasakan kebahagiaan selalu, terutama di hari ulang tahunnya yang ke 75 tahun ini.
Pagi itu, tepatnya tanggal 15 Juli, rumah Ibu sudah ramai. Semuanya berkumpul dirumah Ibu untuk kemudian berangkat bersama-sama menuju sebuah Panti Jompo. Ya, acara pertama ulang tahun Ibu pagi itu adalah berbagi kebahagiaan bersama penghuni Panti Jompo di sebuah kawasan di Yogyakarta. Sesampainya disana, kami mengajak semua eyang-eyang Panti Jompo untuk bernyanyi dan menari bersama-sama bersuka cita. Sungguh mereka terlihat bahagia dan ceria dengan kedatangan keluarga besar Soenarso (keluarga kami). Di akhir acara, kami pun memberikan bingkisan berupa mukena, sajadah, dan sarung untuk eyang-eyang, sekalian untuk lebaran, kata mamah.
Malam itu juga, acara keluarga pun berlanjut di sebuah gedung pertemuan sederhana dekat rumah Ibu. Di sini, mulai dari keluarga, teman pengajian Ibu, tetangga, hingga teman saat Ibu muda semua di undang untuk ikut merayakan acara ulang tahun Ibu. Acara pun cukup meriah, ada keroncong yang melantunkan tembang-tembang kenangan, ada juga panggung teater yang mendatangkan sebuah sanggar dari Solo.
Saya terharu akan ide dari acara ini...belum tentu ada anak yang masih ingin menyenangkan hati orang tua-nya dengan merayakan acara ulang tahun seperti ini. Tidak menyesal saya datang dari jauh untuk ikut memeriahkan acara ulang tahun Ibu. Selamat Ulang Tahun ke 75, Ibu! Semoga Ibu selalu diberikan kesehatan, panjang umur, dan kebahagiaan di sisa umur Ibu. Amienn...semoga kita bisa bertemu kembali di lain kesempatan ya Ibu...
| Eyang Kakung dan Eyang Putri yang sudah menunggu kedatangan kami. |
| Panti Jompo Wredha Budhi Dharma Yogyakarta |
| Ternyata eyang-eyang di Panti suka sekali menyanyi dan menari :)) |
| Ibu terlihat sangat bahagia dan bergembira di acara Ulang Tahun-nya. |
| Ini eyang Sugiyo yang pandai sekali berpantun. |
| Di acara malam hari kami keluarga Soenarso di minta panitia untuk memakai seragam batik. |
| Persembahan kami semua untuk Ibu tersayang. |
| Ibu berfoto bersama pemain teater. |
| Keluarga besar Soenarso berfoto bersama pengurus Panti Jompo. |
| Keluarga besar Soenarso (minus suami saya, Robert) setelah acara Ulang Tahun Ibu. |
6/25/2012
my husband
He looks so terribly tired yesterday after all the works he did, helping Diaz moving out from his apartment when it was so HOT outside, vacuuming the rugs in the house, pulling out the weed on the side yard, marinating the meats plus barbecuing it; while I did the groceries. I felt bad for my baby, so I gave him a hug and ask him if he's tired? And this is what he replied:
He is the sweetest, my love, my dear husband that I love so much!!! And then he gets all the kisses and more hugs :)
" I never feel tired as long as it will makes you happy!"
He is the sweetest, my love, my dear husband that I love so much!!! And then he gets all the kisses and more hugs :)
4/26/2012
Our Three Years Anniversary
4/16/2012
Almost Three Years Ago
Ehhh...tak disangka- sangka...umur pernikahan kami berdua sudah hampir tiga tahun! Ya! TIGA TAHUN!!! Tepatnya 3 tahun lalu kami sedang pusing memikirkan berbagai macam persiapan pernikahan seperti makanan untuk tamu, bunga, tukang foto, tukang video haiyaaahhh cukup stress kami dibuatnya. Namun tak sia-sia, akhirnya semua berjalan dengan lancar, hikmah, dan sukses :))) yaaa akhirnya kami menikah juga haha!
Minggu depan tepatnya 25 April adalah ulang tahun pernikahan kami, haduhhhh saya belum memikirkan apa-apa untuk hari spesial kami berdua itu. Tahun lalu, suami saya memberikan suatu kejutan jalan-jalan ke Bahamas dimana kami bisa sekalian berlibur. Ahhh saat ini saya ingin sekali ke pantai...ingiiiiinnnn sekali! Sebuah pantai bisa disebut pantai menurut saya apabila pasirnya putih, halus dan airnya biruu...rasanya surga dunia sekali melihat semua itu. Tahun ini kami sempat memikirkan untuk jalan-jalan ke pantai lagi, tetapi minggu depan suami saya akan pindah kantor, jadi ini salah satu alasan kami mengurungkan sementara niat untuk berlibur. Tapi tahun ini pasti akan ada pantai indah...
Minggu depan tepatnya 25 April adalah ulang tahun pernikahan kami, haduhhhh saya belum memikirkan apa-apa untuk hari spesial kami berdua itu. Tahun lalu, suami saya memberikan suatu kejutan jalan-jalan ke Bahamas dimana kami bisa sekalian berlibur. Ahhh saat ini saya ingin sekali ke pantai...ingiiiiinnnn sekali! Sebuah pantai bisa disebut pantai menurut saya apabila pasirnya putih, halus dan airnya biruu...rasanya surga dunia sekali melihat semua itu. Tahun ini kami sempat memikirkan untuk jalan-jalan ke pantai lagi, tetapi minggu depan suami saya akan pindah kantor, jadi ini salah satu alasan kami mengurungkan sementara niat untuk berlibur. Tapi tahun ini pasti akan ada pantai indah...
3/14/2012
Gone too Soon.
Ada satu berita duka yang masih saja nyangkut di benak saya. Berita dari tanah air yang saya betul-betul tidak habis pikir bahwa sebetulnya semua itu tidak perlu terjadi. Sabtu, 10 Maret 2012 lalu sekita pukul 03:00 WIB telah terjadi suatu kecelakaan di JL. Jendral Sudirman, Jakarta yang menewaskan seorang gadis cantik berwajah oriental bernama Olivia Wu atau Olivia Dewi. Yang lebih menyedihkan lagi, gadis ini terbakar habis didalam mobil yang dikendarainya. Dan dia hanya berusia 17 tahun...ohh yessss gone too soon! Olivia Dewi juga berbakat, dia pernah menjadi salah satu finalis Gadis Sampul 2010.

Yang ingin saya tekankan disini adalah seorang anak perempuan berumur 17 tahun yang di izinkan oleh orang tuanya berkeliaran hingga dini hari. Saya sungguh tidak habis pikir...kenapa orang tuanya mengizinkan anak ini jalan-jalan hingga pukul 03:00 WIB, hingga akhirnya ajal harus menjemputnya. Kalau saja orang tuanya bisa lebih mendisiplinkan anaknya, semua ini tidak harus berakhir tragis.
Untungnya di Amerika ada hukum yang memberlakukan anak dibawah umur 17 tahun tidak di ijinkan untuk keluar malam sendiri apalagi pulang pagi. Mau main kemana? Ke pub atau bar saja harus +18/+21 ke atas. Dan mereka pasti cek identifikasi kita. Sepantasnya saja anak-anak remaja ini pergi keluar dengan teman-temannya. Tidak perlu takut dibilang kuno atau tidak gaul, karena mereka memang belum pantas untuk berhura-hura seperti itu. Usia 17 tahun menurut saya adalah usia yang labil dimana anak-anak remaja ini butuh tuntunan dan perhatian orang tua lebih. Sudah seharusnya orang tua bisa lebih mendisiplinkan anak dengan baik demi masa depan mereka.
Saya tidak dapat banyak berkata-kata, Olivia Dewi, semoga bahagia diatas sana!!!
Yang ingin saya tekankan disini adalah seorang anak perempuan berumur 17 tahun yang di izinkan oleh orang tuanya berkeliaran hingga dini hari. Saya sungguh tidak habis pikir...kenapa orang tuanya mengizinkan anak ini jalan-jalan hingga pukul 03:00 WIB, hingga akhirnya ajal harus menjemputnya. Kalau saja orang tuanya bisa lebih mendisiplinkan anaknya, semua ini tidak harus berakhir tragis.
Untungnya di Amerika ada hukum yang memberlakukan anak dibawah umur 17 tahun tidak di ijinkan untuk keluar malam sendiri apalagi pulang pagi. Mau main kemana? Ke pub atau bar saja harus +18/+21 ke atas. Dan mereka pasti cek identifikasi kita. Sepantasnya saja anak-anak remaja ini pergi keluar dengan teman-temannya. Tidak perlu takut dibilang kuno atau tidak gaul, karena mereka memang belum pantas untuk berhura-hura seperti itu. Usia 17 tahun menurut saya adalah usia yang labil dimana anak-anak remaja ini butuh tuntunan dan perhatian orang tua lebih. Sudah seharusnya orang tua bisa lebih mendisiplinkan anak dengan baik demi masa depan mereka.
Saya tidak dapat banyak berkata-kata, Olivia Dewi, semoga bahagia diatas sana!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)

